Senja Dan Bulan
Di gelap malam aku lagi jalan-jalan seperti biasa, yang udah aku lakuin sejak beberapa bulan yang lalu
Tanpa disangka dari belakang ada seberkas cahaya bergerak ke arahku
Aku kenal sama cahaya itu
Iya!, aku pernah ngeliat cahaya itu dulu sekali
Masih teringat jelas rupa cahaya itu
Namun kali ini cahayanya lebih terang dan indah
Bercampur dengan cahaya merah kejinggaan bertabur emas
Lengkap dengan suara deraian ombak sore hari
Tidak! aku ga mau mendekati cahaya kejinggaan itu
Aku sering melihat cahaya-cahaya mendekatiku sebelum ini
Dan saat aku mulai memasuki cahaya itu
Tiba-tiba cahaya itu larut dalam gelap dengan cepat
Memunculkan bulan yang melekat di pikiranku
Namun sepertinya tak sama
Cahaya ini bercampur dengan jingga seperti senja yang dirindukan
Heiii, bolehkah aku menikmati cahaya senja kejinggaan bertabur suara ombak itu?
Sungguh kan aku temani dengan nada-nada yang mayor
Sungguh tak kan aku biarkan gelap malam itu datang menghampiri
Sungguh kan aku buat senja itu abadi
Komentar
Posting Komentar